Langsung ke konten utama

Rekomendasi Buku Selfhelp yang Wajib Kalian Miliki (Bagian 2 - Tamat)



Rekomendasi buku selfhelp yang keempat adalah The Wisdom House karya Rob Parsons. Sebenarnya buku ini berisi tentang sebuah surat dari Rob Parsons untuk cucunya, semacam pesan wasiat jika sewaktu-waktu dia sudah tidak ada. Buku ini sangat menarik untuk dibaca. Seperti pesan seorang kakek kepada para pembaca tentang bagaimana kita menghadapi kesulitan, beberapa pelajaran yang sangat mendalam dan lain sebagainya. Meskipun buku ini terbilang sangat sederhana dan ringkas, namun selalu terselip pesan moral, semangat dan motivasi di dalamnya yang membuat kita untuk terus berjuang dan tidak menyerah di dalam menjalani kehidupan yang serba sulit ini. Buat kalian yang ingin menambah motivasi hidup dan memiliki buku yang kaya akan inspirasi, maka segeralah miliki buku Rob Parsons yang berjudul The Wisdom House ini.

Rekomendasi buku selfhelp yang kelima adalah Sebuah Seni Bersikap Bodo Amat karya dari Mark Marson. Buku Sebuah Seni Bersikap Bodo Amat suskses menarik perhatian banyak orang, maka sangat tidak aneh jika buku ini sempat menyabet penghargaan sebagai international best seller. Di dalam buku Seni Bersikap Bodoh Amat ini kita tidak ajarkan menjadi seseorang yang acuh. Hanya saja kita dilatih bagaimana caranya untuk bisa lebih fokus terhadap sesuatu yang kita suka tanpa memperdulikan komentar negatif dari luar. Untuk versi aslinya, buku ini berjudul The Subtle Art of Not Giving a Fuck. Garis besar dari buku ini adalah bahwa satu-satunya kunci untuk menjadi orang yang lebih kuat, lebih bahagia adalah dengan cara mengerjakan segala tantangan dengan lebih baik dan berhenti memaksa diri untuk menjadi "positif" di setiap saat.

Rekomendasi buku selfhelp yang terakhir adalah Terapi Depresi karya Heri Susilo. Sesuai dengan judulnya, buku ini diperuntukkan untuk para penderita depresi yang menggap bahwa depresi itu adalah gangguan yang biasa-biasa saja. Buku ini mematahkan anggapan semacam itu dan mengajak kita untuk segera berusaha menyembuhkan diri dari depresi. Buku Terapi Depresi ini bisa membuat kita sadar bahwa depresi itu bukan sekedar perasaan sedih sesaat, kepura-puraan, manja dan sebagainya. Penderita depresi mungkin akan menyadari ketidakstabilan moodnya akan tetapi mereka juga sekaligus kesulitan bagaimana untuk membuat semuanya menjadi "normal" dan baik-baik saja seperti sebelumnya. Buat kalian yang ingin tahu banyak hal seputar depresi dan ingin tahu seperti apa sih terapi depresi itu, maka miliki saja buku ini. Caranya bagaimana? Cukup klik di sini saja.

Demikian tadi enam rekomendasi buku selfhelp terbaik yang pastinya akan sangat bermanfaat bagi kita semua. Sangat penting bagi kita untuk merubah anggapan bahwa perut saja yang butuh asupan, sebenarnya otak dan mental kita pun juga butuh asupan. Salah satu asupan tersebut adalah beberapa buku selfhelp yang tadi sudah direkomendasikan buat kalian semua. Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua, once again thanks, readers.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahagia Sepanjang Masa dengan Hidup Sederhana (Part: 2 - Tamat)

Kelima, luangkanlah waktumu untuk diam.   Maksudnya adalah bahwa adakalanya kita memang harus bisa diam untuk beberapa saat. Di saat suasana hening tersebutlah, kita bisa lebih memahami dan mendalami tentang “apa sih yang sebenarnya kita butuhkan.” Mungkin selama ini kita berpikir bahwa kita butuh A, tapi dalam keheningan tersebut kita bisa berpikir lebih jernih, apakah kita benar-benar membutuhkan A? ataukah, ada hal lain yang sebenarnya kita butuhkan? Keheningan bisa membuat seseorang berpikir lebih jernih, termasuk mengenai bagaimana hidup sederhana yang dia inginkan. Keenam, Jauhilah perbandingan. Untuk bisa hidup bahagia, maka jangan bandingkan dirimu dengan orang lain. Terima saja apa yang sudah diberikan Tuhan kepada kita, dan jangan pernah terus menerus memikirkan apa yang diterima oleh orang lain. Membayangkan nikmat yang dirasakan oleh orang lain hanya akan membuat kita terus menerus merasa haus, merasa nggak pernah cukup dan lain sebagainya. Janganlah seperti kebanyak...

Toxic Masculinity, Sebuah Norma Sosial yang Berdampak Buruk Bagi Mental Laki-Laki (Bagian 2 - Tamat)

Keempat,   men must be able to deal with their own problems . Kalimat ini adalah alasan mengapa di luar sana ada beberapa pria yang sering diejek ketika curhat mengenai masalahnya, “Cowok kok curhat? Cowok itu harus tegar! Nggak boleh lemah macam ini!” Tidak ada salahnya dengan mencurahkan perasaan kita atau apa yang sedang kita alami kepada orang lain. Ini bukan masalah tidak bisa menghadapi masalah, bahkan dengan curhat sebenarnya kita sedang mengatasi masalah kita sendiri. Kekesalan, emosi, kecewa dan lainnya akan meradang jika hanya disimpan di dalam hati. Hal tersebut bisa saja memicu depresi, serangan jantung dan lain sebagainya. Jadi anggapan bahwa seorang pria tidak boleh curhat itu adalah sebuah toxic masculinity yang harus kita lawan. Jangan pernah lagi katakan   “Halah, cowok kok galau urusan pacar! Cemen!”  kepada seorang pria yang sedang curhat, karena yang butuh advice atau saran itu bukan wanita saja, laki-laki juga berhak mendapatkan saran agar hidupnya ja...

Buku Self Improvement Terbaik Untuk Kamu yang Sedang Memperbaiki Diri

Setiap orang pasti butuh perubahan, butuh peningkatan. Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang ingin statis atau tidak mengalami pertumbuhan sama sekali. Orang yang tampan, pasti ingin semakin tampan. Orang yang cantik, pasti ingin semakin cantik dan orang yang sukses pun pasti ingin bertambah sukses, dan lain sebagainya. Kepribadian seseorang pun seharusnya juga mengalami peningkatan. Hanya saja, tidak semua orang memahami bagaimana caranya self improvement tersebut. Bagi kalian yang tidak tahu bagaimana caranya self improvement, berikut ini adalah beberapa buku self improvement terbaik buat kalian yang sedang bersemangat memperbaiki diri. Buku self improvement terbaik yang pertama adalah  Self-Driving: Menjadi Driver atau Passenger?  Karya dari Prof. Rhenald Kasali. Buku ini cukup menarik untuk dibaca karena lagi-lagi buku ini membuat kita terus berpikir untuk memperbaiki mindset kita. Bagaimana pun juga jika kita ingin sukses, maka kita harus mau merubah mindset kita. Ta...