Langsung ke konten utama

Jangan Menyerah, Kesempatan Itu Selalu Ada (Bagian 1)




Setiap manusia pasti memiliki cita-cita dan keinginan tertentu. Hanya saja, ketika usaha mereka sudah maksimal namun mereka mengalami kegagalan, biasanya semangat mereka untuk mewujudkan cita-cita mereka tersebut akan melemah secara otomatis. Inilah yang patut disayangkan dari orang-orang tersebut. Mengapa begitu mudahnya bagi mereka untuk menyerah. Padahal seharusnya mereka bisa memberikan semangat kepada diri mereka sendiri dengan mengatakan, “Jangan menyerah, kegagalan bukanlah akhir dari segalanya” dan lain sebagainya. Ada banyak alasan yang membuat kita untuk tidak menyerah dalam mewujudkan cita-cita kita, yaitu sebagai berikut ini;

Pertama, tugasmu bukanlah untuk berhasil, tapi untuk mencoba. Jangan menyerah ketika kita dihadapkan dengan kegagalan dan jauh dari keberhasilan. Ingatlah terus bahwa tugas kita bukanlah untuk berhasil, tapi untuk mencoba. Ketika kita mencoba, maka ada banyak hal yuang bisa kita dapatkan, dan itu value-nya lebih besar dari keberhasilan. Ketika kita telah mencoba, maka kita akan mendapatkan pengalaman, pemahaman dan tentu saja kesempatan yang lebih besar untuk bisa mewujudkan cita-cita kita. Jika masih saja belum berhasil, maka tidak ada salahnya jika kita terus mencoba dan mencoba.

Kedua, bersabarlah karena semuanya itu membutuhkan proses. Banyak dari kita yang menganggap bahwa kegagalan itu hanya membuang-buang waktu saja, padahal anggapan tersebut sama sekali tidak benar dan tidak bertanggung jawab. Segala sesuatu itu butuh proses. Sebagaimana nada yang dimulai dari “do”, huruf yang dimulai dari “a” terkadang kita harus memulai segalanya dari yang paling bawah, dan kegagalan membuat kita harus bisa nyaman merasakan proses itu sendiri. Kita harus menikmati bagaimana rasanya proses bangkit dari kegagalan, bagaimana proses memulai lagi dan lain sebagainya. Jangan menyerah dengan proses itu, karena kegagalan justru akan membuat kita jauh lebih tangguh.

Ketiga, kesuksesan adalah sebuah misteri. Dalam hal ini bukan berarti bahwa kesuksesan itu menyeramkan, tapi kesuksesan itu tidak akan pernah ada yang tahu kapan datangnya. Tapi yang jelas, kesuksesan itu tidak akan datang sendirian kecuali diundang atau dipancing oleh doa dan usaha yang maksimal. Kesuksesan juga bisa dipancing dengan cara merubah mindset kita tentang kesuksesan itu sendiri. Jadi, jangan menyerah karena kesuksesan itu begitu mudah bagi mereka yang berpikir bahwa sukses itu mudah.

Jangan menyerah dan perbaikilah pola pikir kita mengenai kesuksesan itu sendiri. Salah satu pola pikir kita mengenai kesuksesan adalah bahwa sukses itu tidak selalu soal hasil, tapi juga soal proses. Sebagai contoh adalah ketika kita telah sukses menaklukkan rasa takut kita sendiri. Teruslah perbaiki mindset kita, jika kalian tidak tahu bagaimana caranya merubah mindset, baca saja buku SET YOUR MIND, GET YOUR MINDSET: Cara Cerdas Mengolah Pola Pikir Dan Sudut Pandang. Kalian bisa dapatkan buku tersebut, di sini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Toxic Masculinity, Sebuah Norma Sosial yang Berdampak Buruk Bagi Mental Laki-Laki (Bagian 2 - Tamat)

Keempat,   men must be able to deal with their own problems . Kalimat ini adalah alasan mengapa di luar sana ada beberapa pria yang sering diejek ketika curhat mengenai masalahnya, “Cowok kok curhat? Cowok itu harus tegar! Nggak boleh lemah macam ini!” Tidak ada salahnya dengan mencurahkan perasaan kita atau apa yang sedang kita alami kepada orang lain. Ini bukan masalah tidak bisa menghadapi masalah, bahkan dengan curhat sebenarnya kita sedang mengatasi masalah kita sendiri. Kekesalan, emosi, kecewa dan lainnya akan meradang jika hanya disimpan di dalam hati. Hal tersebut bisa saja memicu depresi, serangan jantung dan lain sebagainya. Jadi anggapan bahwa seorang pria tidak boleh curhat itu adalah sebuah toxic masculinity yang harus kita lawan. Jangan pernah lagi katakan   “Halah, cowok kok galau urusan pacar! Cemen!”  kepada seorang pria yang sedang curhat, karena yang butuh advice atau saran itu bukan wanita saja, laki-laki juga berhak mendapatkan saran agar hidupnya ja...

Buku Self Improvement Terbaik Untuk Kamu yang Sedang Memperbaiki Diri

Setiap orang pasti butuh perubahan, butuh peningkatan. Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang ingin statis atau tidak mengalami pertumbuhan sama sekali. Orang yang tampan, pasti ingin semakin tampan. Orang yang cantik, pasti ingin semakin cantik dan orang yang sukses pun pasti ingin bertambah sukses, dan lain sebagainya. Kepribadian seseorang pun seharusnya juga mengalami peningkatan. Hanya saja, tidak semua orang memahami bagaimana caranya self improvement tersebut. Bagi kalian yang tidak tahu bagaimana caranya self improvement, berikut ini adalah beberapa buku self improvement terbaik buat kalian yang sedang bersemangat memperbaiki diri. Buku self improvement terbaik yang pertama adalah  Self-Driving: Menjadi Driver atau Passenger?  Karya dari Prof. Rhenald Kasali. Buku ini cukup menarik untuk dibaca karena lagi-lagi buku ini membuat kita terus berpikir untuk memperbaiki mindset kita. Bagaimana pun juga jika kita ingin sukses, maka kita harus mau merubah mindset kita. Ta...

Bagaimana Cara Berdamai dari Berbagai Hal yang Tidak Kamu Sukai di Dunia ini?

Dalam hidup, tidak selamanya kita bertemu dengan hal - hal yang berbau manis atau menyenangkan. Adakalanya kita harus siap menerima kenyataan yang paling pahit sekalipun. Hanya saja, dari awal kita ini sudah disetting dengan berbagai bentuk keindahan. Sudah ada mindset di pikiran kita bahwa yang manis itu selalu indah, dan hal - hal yang pahit di sekitar kita itu selalu menyesakkan dada dan tidak mengenakkan. Seseorang bisa dikatakan telah berdamai dengan kehidupannya ketika bisa menerima apapun yang terjadi di dalam hidupnya, baik atau buruk. Tapi hal semacam itu tentunya tidaklah mudah, perlu beberapa tips untuk bisa berdamai dengan kehidupan kita sendiri. Lalu bagaimana cara berdamai dengan berbagai terjadi di dalam kehidupan kita? Pertama, jika kita punya masa lalu yang buruk, maka kita juga harus bisa berdamai dengan masa lalu yang buruk kita. Lalu bagaimana cara berdamai dengan masa lalu kita? Caranya sangatlah mudah. Kita hanya cukup fokus dengan masa depan saja. Apa yang sudah ...