Langsung ke konten utama

Buku Psikologi Sosial Terbaik Buat Kamu



Psikologi sosial adalah salah satu bagian dari ilmu psikologi yang mempelajari tentang bagaimana tingkah laku manusia di lingkungannya dan bersama orang di sekitarnya. Psikologi sosial ini sangat kita butuhkan, terlebih lagi bila mengingat kita ini sebagai makhluk sosial yang mau tidak mau harus berinteraksi dengan banyak orang setiap hari. Sebagai makhluk sosial, kita tidak bisa hidup sendiri. Inilah yang membuat kita sangat butuh ilmu untuk mempelajari tingkah laku manusia di sekitar kita. Tentunya, gudang dari segala ilmu pengetahuan di dunia ini adalah buku. Buat kalian yang kebingungan menambah ilmu seputar psikologi sosial, berikut ini adalah buku psikologi sosial yang snagat layak dan wajib untuk kalian miliki,

Pertama, The Tipping Point: How Little Things Can Make a Big Difference karya Malcolm Gladwell. Melalui buku ini, Gladwell mendefinisikan titik kritis sebagai "momen massa kritis, ambang batas, titik didih". Buku ini berusaha menjelaskan dan mendeskripsikan perubahan sosiologis "misterius" yang menandai kehidupan sehari-hari. Seperti yang dikatakan Gladwell: "Ide, produk, pesan, dan perilaku menyebar seperti virus". Pada dasarnya, The Tipping Point ini bercerita tentang sebuah momen di mana suatu hal entah itu produk, penyakit, tren fashion, kebiasaan atau apapun yang menular secara cepat seperti wabah penyakit flu. Sebuah buku psikologi sosial yang bagus dan sangat layak untuk dikoleksi bagi kalian yang sedang belajar ilmu psikologi atau tertarik dengan berbagai hal seputar psikologi.

Kedua, The Power of Habit: Why We Do What We Do in Life and Business karya Charles Duhigg. Siapa bilang kebiasaan itu tidak bisa dikendalikan diubah? Buku ini adalah jawaban bagi orang - orang diluar sana yang memiliki pendapat sesat bahwa kebiasaan itu tidak bisa diubah. Secara garis besar, buku ini bercerita tentang bagaimana habits (kebiasaan) dapat dikontrol dan diubah ke arah yang lebih baik sesuai kebutuhan individu, perusahaan, ataupun komunitas sosial. Di dalam buku ini terdapat banyak sekali motivasi buat kalian yang ingin hijrah atau move on dari satu kebiasaan buruk menuju ke sebuah kebiasaan baik. Setelah membaca buku ini, maka kalian p-asti akan percaya bahwa satu perubahan kebiasaan dapat mengubah hidup seseorang secara keseluruhan. Rasanya, sangat rugi bagi kalian yang belum punya buku psikologi sosial yang super keren ini.

Ketiga, Thinking, Fast and Slow karya Daniel Kahneman. Buku psikologi sosial selanjutnya yang sangat layak untuk kalian miliki adalah Thinking, Fast & Slow. Buku Thinking Fast & Slow karya Daniel Kahneman ini diterbitkan pada tahun 2011, dan masih menjadi salah satu buku ilmu psikologi terbaik yang diminati banyak orang. Buku ini sedikit banyak menceritakan tentang bagaimanakah proses berpikir itu berlangsung. Sebenarnya buku ini mengangkat dua model berpikir manusia yaitu gaya berpikir yang cepat, cenderung instinktif (naluriah) dan emosional dan juga yang punya kecenderungan lebih lambat, lebih logis dan penuh pertimbangan. Kalau kamu ingin tahu banyak seputar gaya berpikir manusia, maka ada baiknya bila kamu segera beli buku keren ini. Buku ini sangat bagus untuk dibaca, meskipun bahasanya kerap sekali memusingkan.

Keempat, Blink: The Power of Thinking Without Thinking karya Malcolm Gladwell. Di dalam dunia buku psikologi, Malcolm Gladwell memang jawaranya. Banyak sekali karya - karyanya yang keren, salah satunya adalah buku berjudul Blink ini. Buku ini membahas cara orang membuat keputusan, terutama penilaian cepat, yang didasarkan pada pikiran bawah sadar. “Blink” adalah bacaan yang menarik. Buku ini tentang membuat keputusan dalam sekejap, tepatnya. Penulis mengatakan bahwa keputusan yang dibuat secara instan jauh lebih bermanfaat daripada keputusan yang dibuat dengan penelitian yang panjang dan pemikiran logis.. Buku psikologi sosial ini sangat layak untuk dibaca, bahkan harus dibaca berkali - kali, karena sangat bermanfaat bagi kita semua.

Kelima, The Amazing of Habits karya Dewi Indra P. Sesuai dengan judulnya, buku ini mengupas tuntas berbagai hal seputar kebiasaan baik. Di dalam buku psikologi sosial ini dijelaskan bahwa kebiasaan yang baik akan menjadikan kita pribadi yang baik dan kebiasaan buruk akan menjadikan kita pribadi yang buruk pula. Buku ini benar - benar menarik karena dengan buku ini maka kita bisa mengetahui betapa hebatnya kebiasaan dapat memengaruhi kita. Nggak hanya itu saja, buku ini juga bisa membuka pikiran kita tentang bagaimana kebiasaan dapat membuka jalan kesuksesan bagi kehidupan kita. Buku ini menunjukkan bagaimana kebiasaan yang kita miliki dapat berpengaruh pada hidup kita dan orang-orang di sekeliling kita, selain bagaimana kita dapat memutuskan untuk membentuk kebiasaan yang positif dan efektif yang dapat memberikan kita nilai lebih.

Terakhir, Predictably Irrational: The Hidden Forces That Shape Our Decisions karya Dan Ariely. Predictably Irrational adalah buku psikologi sosial yang ditulis dengan baik yang menjelaskan bagaimana manusia bisa menjadi tidak rasional. Pada dasarnya, buku ini berisi eksperimen perilaku yang tak terhitung jumlahnya yang dilakukan oleh Ariely untuk memahami mengapa kita bertindak seperti itu. Ternyata orang-orang sangat sering berperilaku irasional dan ternyata irasionalitas itu tidak sembarangan. Dan Ariely memberikan latar belakang ceritanya dan mengapa ia mempelajari perilaku ekonomi. Melalui buku Predictably Irrational: The Hidden Forces That Shape Our Decisions, Dan Ariely menunjukkan bahwa kita dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam bisnis, dalam masalah kesejahteraan kolektif, dan dalam kehidupan sehari-hari mulai dari minum kopi hingga menurunkan berat badan, membeli mobil hingga memilih pasangan romantis. Buku ini benar - benar keren untuk dibaca karena sesuai dengan kehidupan sosial kita sehari - hari.

Demikian tadi buku psikologi sosial yang super keren dan sangat layak buat kalian miliki. Kalau kalian mau tahu buku tentang kebiasaan baik yang luar biasa, kalian bisa kok klik di sini. Terima kasih sudah membaca artikel ini, dan semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahagia Sepanjang Masa dengan Hidup Sederhana (Part: 2 - Tamat)

Kelima, luangkanlah waktumu untuk diam.   Maksudnya adalah bahwa adakalanya kita memang harus bisa diam untuk beberapa saat. Di saat suasana hening tersebutlah, kita bisa lebih memahami dan mendalami tentang “apa sih yang sebenarnya kita butuhkan.” Mungkin selama ini kita berpikir bahwa kita butuh A, tapi dalam keheningan tersebut kita bisa berpikir lebih jernih, apakah kita benar-benar membutuhkan A? ataukah, ada hal lain yang sebenarnya kita butuhkan? Keheningan bisa membuat seseorang berpikir lebih jernih, termasuk mengenai bagaimana hidup sederhana yang dia inginkan. Keenam, Jauhilah perbandingan. Untuk bisa hidup bahagia, maka jangan bandingkan dirimu dengan orang lain. Terima saja apa yang sudah diberikan Tuhan kepada kita, dan jangan pernah terus menerus memikirkan apa yang diterima oleh orang lain. Membayangkan nikmat yang dirasakan oleh orang lain hanya akan membuat kita terus menerus merasa haus, merasa nggak pernah cukup dan lain sebagainya. Janganlah seperti kebanyak...

Toxic Masculinity, Sebuah Norma Sosial yang Berdampak Buruk Bagi Mental Laki-Laki (Bagian 2 - Tamat)

Keempat,   men must be able to deal with their own problems . Kalimat ini adalah alasan mengapa di luar sana ada beberapa pria yang sering diejek ketika curhat mengenai masalahnya, “Cowok kok curhat? Cowok itu harus tegar! Nggak boleh lemah macam ini!” Tidak ada salahnya dengan mencurahkan perasaan kita atau apa yang sedang kita alami kepada orang lain. Ini bukan masalah tidak bisa menghadapi masalah, bahkan dengan curhat sebenarnya kita sedang mengatasi masalah kita sendiri. Kekesalan, emosi, kecewa dan lainnya akan meradang jika hanya disimpan di dalam hati. Hal tersebut bisa saja memicu depresi, serangan jantung dan lain sebagainya. Jadi anggapan bahwa seorang pria tidak boleh curhat itu adalah sebuah toxic masculinity yang harus kita lawan. Jangan pernah lagi katakan   “Halah, cowok kok galau urusan pacar! Cemen!”  kepada seorang pria yang sedang curhat, karena yang butuh advice atau saran itu bukan wanita saja, laki-laki juga berhak mendapatkan saran agar hidupnya ja...

Buku Self Improvement Terbaik Untuk Kamu yang Sedang Memperbaiki Diri

Setiap orang pasti butuh perubahan, butuh peningkatan. Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang ingin statis atau tidak mengalami pertumbuhan sama sekali. Orang yang tampan, pasti ingin semakin tampan. Orang yang cantik, pasti ingin semakin cantik dan orang yang sukses pun pasti ingin bertambah sukses, dan lain sebagainya. Kepribadian seseorang pun seharusnya juga mengalami peningkatan. Hanya saja, tidak semua orang memahami bagaimana caranya self improvement tersebut. Bagi kalian yang tidak tahu bagaimana caranya self improvement, berikut ini adalah beberapa buku self improvement terbaik buat kalian yang sedang bersemangat memperbaiki diri. Buku self improvement terbaik yang pertama adalah  Self-Driving: Menjadi Driver atau Passenger?  Karya dari Prof. Rhenald Kasali. Buku ini cukup menarik untuk dibaca karena lagi-lagi buku ini membuat kita terus berpikir untuk memperbaiki mindset kita. Bagaimana pun juga jika kita ingin sukses, maka kita harus mau merubah mindset kita. Ta...