Langsung ke konten utama

Bagaimana Cara Mencintai Diri Sendiri?




Pernah kamu bertanya pada dirimu sendiri, apakah kamu mencintai dirimu sendiri ataukah tidak? Pernahkah juga kamu berkaca dan bertanya kepada dirimu sendiri, seberapa besarkah cintamu kepada dirimu sendiri? Pernah kamu menanyakan hal - hal semacam itu kepada dirimu sendiri? Sebagian orang pasti akan menjawab belum pernah. Hal ini tidak bisa dipungkiri, karena mencintai diri sendiri adalah hal termudah yang paling sering dilupakan oleh sebagian orang.

Seandainya saja kamu mengaku bahwa kamu sudah mencintai dirimu sendiri, lalu kemudian pertanyaannya adalah apakah kamu sudah mencintai dirimu sendiri dengan cara yang benar? Apakah bentuk kecintaanmu kepada diri sendiri tersebut adalah dengan terus menerus memuaskan diri sendiri? Apakah bentuk kecintaan terhadap diri sendiri tersebut adalah dengan memanjakan diri anda? Ataukah selalu fokus dalam mencukupi kebutuhan diri sendiri? Jika caramu mencintai diri sendiri adalah dengan beberapa cara di atas, maka bisa dipastikan bahwa kamu belum tahu betul tentang bagaimana mencintai diri sendiri. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menunjukkan besarnya rasa cintamu kepada dirimu sendiri.

Pertama, adalah jangan biarkan orang lain menyiksamu. Maksudnya adalah, terkadang tanpa sengaja seseorang mengendalikan kita, menyiksa kita dengan pemikirannya dan juga perkataannya. Jika kamu ingin mencintai diri sendiri maka ada baiknya bila kamu tidak pernah memberikan ruang kepada orang lain untuk mengintimidasimu. Apa yang baik untuknya, bukan berarti baik pula untukmu. Jika dia bisa nyaman menggunakan skiny jeans, bukan berarti bahwa tubuhmu pun juga akan merasa nyaman - nyaman saja dengan skiny jeans. Pokoknya, lakukan apa yang ingin kamu lakukan, selama itu benar dan tidak merugikan orang lain.

Kedua, penuhi kebutuhan diri sendiri. Dalam hal ini, bukan berarti kita menjadi sosok yang egois dan selalu memanjakan diri sendiri. Adapun maksud dari memenuhi kebutuhan diri sendiri adalah memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani dengan cara yang baik, misalnya tidur 7 - 8 jam perhari, makan tiga kali sehari, istirahat yang cukup, dan lain sebagainya. Cobalah sesekali jalan ke taman, mandi air hangat, spa atau sauna. Meskipun hal semacam itu terlihat remeh, hal-hal ini dapat membawa kebahagiaan dan kepuasan pada diri kita secara tidak langsung. Hal tersebut adalah salah satu cara mencintai diri sendiri yang jarang diketahui oleh banyak orang.

Ketiga, menerima diri sendiri. Seseorang dapat dikatakan bisa mencintai diri sendiri ketika dia bisa menerima dirinya sendiri. Dia harus bisa menerima sisi negatif dari dirinya. Dia tidak boleh mengeluh, misalnya memiliki bentuk tubuh yang pendek, kulit yang hitam, rambut keriting tak beraturan dan lain sebagainya. Tapi sebaliknya, dia dianggap gagal mencintai dirinya sendiri ketika dia merasa kekurangan fisiknya, sisi negatif dari dirinya adalah salah satu nilai kurang yang menjadi sebuah hambatan besar baginya untuk meraih kebahagiaan.

Keempat, bergaulah dengan orang - orang positif. Maksudnya adalah, mencintai diri sendiri itu sangat erat hubungannya dengan input dan output, apa yang masuk dalam diri kita itu senada dengan apa yang akan kita keluarkan. Jika kita berteman dengan orang - orang positif, maka hal yang sedemikian berarti bahwa kita memberikan asupan bergizi kepada diri kita sendiri, sehingga output kita pun juga pasti akan berkualitas. Ketika kita berteman dengan para pebisnis muda, orang - orang sukses, maka secara tidak langsung kita akan tergerak dan termotivasi untuk memiliki pola hidup seperti orang - orang di sekeliling kita. Tapi kalau kita berteman dengan orang - orang negatif yang sukanya minder, pesimis, merasa tersakiti, selalu jadi korban, maka mindset yang akan terbentuk akan terbentuk di otak kita pun tidak akan jauh - jauh dari hal hal sedemikian. Akibatnya kita jadi lesu, kurang semangat, merasa pesimis dan lain sebagainya.

Kelima, You are so precious. Kamu harus terus menanamkan kepada dirimu sendiri bahwa kamu begitu berharga. Mencintai diri sendiri bisa terlihat dengan sangat jelas dari seberapa hebat kita yakin kepada diri kita sendiri. Tentu saja hal ini bukan berarti bahwa kita harus GR atau kepedean, tapi kita yakin bahwa kita bisa melakukan apa yang sempat diragukan oleh orang lain atau bahkan kita ragukan sendiri.

Terakhir, mencintai diri sendiri juga bisa kita tunjukkan dengan being gratefull atau terus bersyukur. Jangan pernah merasa diri kita ini adalah korban, karena ketika kita terus menerus berperan sebagai korban, maka kita akan cenderung menjadi orang yang perasa, orang yang tingkat sensitivitasnya terlalu tinggi. Sensitif itu perlu, tapi jika terlalu tinggi maka kita akan menjadi orang yang selalu bersedih hati. Jika mencintai itu erat hubungannya dengan rasa bahagia, lalu apakah sudah bisa dikatakan bahwa kita telah mencintai diri sendiri jika setiap detik kita terbelenggu dengan kesedihan? Jadi, terus saja bersyukur, terus saja berkilau. Jangan biarkan hidup kita semakin tidak mujur dengan kebanyakan bergalau.

Demikian tadi beberapa cara mencintai diri sendiri. Jika informasi di atas di rasa masih kurang dan kalian butuh banyak hal tentang mencintai diri sendiri, silakan klik di sini. Semoga informasi ini bisa menebarkan manfaat yang sangat banyak bagi kita semua. Semoga kita bisa menghargai, menghormati dan juga memberikan cinta sebanyak mungkin untuk diri kita sendiri. Terima kasih dan semoga bermanfaat untuk kita semua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahagia Sepanjang Masa dengan Hidup Sederhana (Part: 2 - Tamat)

Kelima, luangkanlah waktumu untuk diam.   Maksudnya adalah bahwa adakalanya kita memang harus bisa diam untuk beberapa saat. Di saat suasana hening tersebutlah, kita bisa lebih memahami dan mendalami tentang “apa sih yang sebenarnya kita butuhkan.” Mungkin selama ini kita berpikir bahwa kita butuh A, tapi dalam keheningan tersebut kita bisa berpikir lebih jernih, apakah kita benar-benar membutuhkan A? ataukah, ada hal lain yang sebenarnya kita butuhkan? Keheningan bisa membuat seseorang berpikir lebih jernih, termasuk mengenai bagaimana hidup sederhana yang dia inginkan. Keenam, Jauhilah perbandingan. Untuk bisa hidup bahagia, maka jangan bandingkan dirimu dengan orang lain. Terima saja apa yang sudah diberikan Tuhan kepada kita, dan jangan pernah terus menerus memikirkan apa yang diterima oleh orang lain. Membayangkan nikmat yang dirasakan oleh orang lain hanya akan membuat kita terus menerus merasa haus, merasa nggak pernah cukup dan lain sebagainya. Janganlah seperti kebanyak...

Toxic Masculinity, Sebuah Norma Sosial yang Berdampak Buruk Bagi Mental Laki-Laki (Bagian 2 - Tamat)

Keempat,   men must be able to deal with their own problems . Kalimat ini adalah alasan mengapa di luar sana ada beberapa pria yang sering diejek ketika curhat mengenai masalahnya, “Cowok kok curhat? Cowok itu harus tegar! Nggak boleh lemah macam ini!” Tidak ada salahnya dengan mencurahkan perasaan kita atau apa yang sedang kita alami kepada orang lain. Ini bukan masalah tidak bisa menghadapi masalah, bahkan dengan curhat sebenarnya kita sedang mengatasi masalah kita sendiri. Kekesalan, emosi, kecewa dan lainnya akan meradang jika hanya disimpan di dalam hati. Hal tersebut bisa saja memicu depresi, serangan jantung dan lain sebagainya. Jadi anggapan bahwa seorang pria tidak boleh curhat itu adalah sebuah toxic masculinity yang harus kita lawan. Jangan pernah lagi katakan   “Halah, cowok kok galau urusan pacar! Cemen!”  kepada seorang pria yang sedang curhat, karena yang butuh advice atau saran itu bukan wanita saja, laki-laki juga berhak mendapatkan saran agar hidupnya ja...

Buku Self Improvement Terbaik Untuk Kamu yang Sedang Memperbaiki Diri

Setiap orang pasti butuh perubahan, butuh peningkatan. Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang ingin statis atau tidak mengalami pertumbuhan sama sekali. Orang yang tampan, pasti ingin semakin tampan. Orang yang cantik, pasti ingin semakin cantik dan orang yang sukses pun pasti ingin bertambah sukses, dan lain sebagainya. Kepribadian seseorang pun seharusnya juga mengalami peningkatan. Hanya saja, tidak semua orang memahami bagaimana caranya self improvement tersebut. Bagi kalian yang tidak tahu bagaimana caranya self improvement, berikut ini adalah beberapa buku self improvement terbaik buat kalian yang sedang bersemangat memperbaiki diri. Buku self improvement terbaik yang pertama adalah  Self-Driving: Menjadi Driver atau Passenger?  Karya dari Prof. Rhenald Kasali. Buku ini cukup menarik untuk dibaca karena lagi-lagi buku ini membuat kita terus berpikir untuk memperbaiki mindset kita. Bagaimana pun juga jika kita ingin sukses, maka kita harus mau merubah mindset kita. Ta...