Langsung ke konten utama

Baca Buku Ini Saat Engkau Gagal, Buku Selfhelp Bagi Kamu yang Sudah Lelah Berpura-pura Sukses



Sukses adalah tujuan semua orang, menjadi pemenang adalah keinginan semua orang. Hanya saja, kehidupan ini tidak selamanya selalu sesuai dengan apa yang kita mau. Adakalanya, yang terjadi di dalam hidup kita ini tidak sesuai dengan ekspektasi kita, tidak sesuai apa yang kita inginkan. Termasuk ketika kita mendambakan sebuah kesuksesan, tidak selamanya kita bisa mendapatkannya. Bisa saja, kita justru mengalami kegagalan. Lalu apa yang harus kita lakukan ketika kita berhadapan dengan kegagalan tersebut? Jawabnya adalah kita harus bisa berdamai dengan kegagalan, seperti sebuah buku selfhelp berjudul Baca Buku Ini Saat Engkau Gagal yang akan kita bahas kali ini.

Buku selfhelp keren berjudul Baca Buku Ini Saat Engkau Gagal ini ditulis oleh Kinanti Linda Rahayu. Buku selfhelp ini dibuka dengan sebuah sub judul yang menggelitik yaitu sahabat kegagalan. Bila kita bicara tentang arti sahabat, maka sahabat itu bisa diartikan sebagai seseorang yang sangat dekat denngan kita. Penulis bertanya kepada kita, siapakah sahabat dari kegagalan itu? Lalu penulis menjelaskan bahwa sahabat kegagalan itu adalah kesuksesan. Hal ini dikarenakan kegagalan dan kesuksesan itu sangatlah dekat. Bahkan kita pernah mendengar sebuah kalimat bijak yang menyebutkan bahwa kegagalan itu adalah kesuksesan yang tertunda atau kegagalan itu adalah kesuksesan yang memutar.

Buku selfhelp ini juga menyadarkan kita bahwa kesuksesan itu tidak akan bisa diraih tanpa adanya proses. Salah besar kalau ada yang beranggapan bahwa kesuksesan itu adalah sesuatu yang instan. Kesuksesan itu butuh proses, dan butuh kesabaran dalam menikmati proses tersebut. Ketika kegagalan itu datang, maka yang bisa kita lakukan adalah bersabar sambil terus menikmati proses tersebut. Jika kita berpikir untuk menyerah atau bahkan berhenti, maka bisa dikatakan bahwa telah menutup rapat-rapat pintu kesuksesan dan dengan senang hati masuk ke jurang kegagalan.

Selanjutnya, buku selfhelp ini akan sedikit menyinggung masalah keseimbangan hidup. Ya, selama ini kita pasti sudah lupa dengan keseimbangan hidup bahwa sanya hidup ini berisi dua hal yang beda rasanya, yaitu sukses dan gagal, kalah dan menang, dan lain sebagainya. Keseimbangan inilah yang kemudian memberikan pemahaman kepada kita bahwa setiap orang pasti akan bertemu dengan kedua hal tersebut yaitu sukses dan gagal, semuanya hanya masalah waktu. Kita diminta untuk tidak pesimis, dan selalu percaya bahwa sukses itu pasti ada bagi mereka yang percaya, mau berusaha dan tentunya tidak pernah berputus asa.

Mungkin selama ini kalian bertanya, “Ada jalan pintas menuju sukses nggak sih? Jawabannya adalah “Nggak!” Sukses itu tidak ada jalan pintasnya. Tapi kalau jalan menuju sukses itu ada. Di bab keempat dalam buku selfhelp berjudul Baca Buku Ini Saat Engkau Gagal ini, penulis menjelaskan kepada kita mengenai jalan-jalan menuju kepada kesuksesan. Bagaimana pun juga, untuk mencapai kesuksesan kita harus meniti beberapa langkah seperti misalnya Menemukan diri sendiri dengan cara hidup mandiri, Menemukan keunikan diri, Temukan karier yang tepat dengan keunikan Anda dan fokus sampai mampus. Pendek kata, jika kita meniti jalan-jalan tersebut maka kesuksesan itu bukanlah sesuatu yang mustahil bagi kita.

Sebelum kita sering menyalahkan dan mengutuk kegagalan, kita harus tahu terlebih dahulu tentang beberapa hal yang bisa menyebabkan kegagalan. Di dalam bab kelima dari buku selfhelp ini, kita bersama-sama akan tahu beberapa penyebab dari kegagalan. Banyak sekali hal yang bisa menyebabkan kegagalan itu. Seperti misalnya, ekspektasi yang terlalu tinggi, pesimis, cuek, rasa takut, mudah menyerah dan masih banyak lagi. Harapannya, kita tidak melalukan beberapa hal yang bisa menyebabkan kegagalan tersebut. Di dalam bab ini, kita juga diajak untuk bisa membedakan antara masa lalu dengan masa depan. Maksudnya adalah, ketika kita gagal di masa lalu, bukan berarti bahwa di masa depan pun kita akan mengalami kegagalan. Selama kita bisa belajar dari kegagalan di masa lalu dan memperbaikinya, maka kita tidak akan terpeleset lagi ke jurang kegagalan yang sama.

Demikian tadi sedikit tentang Baca Buku Ini Saat Engkau Gagal. Buku selfhelp ini adalah sebuah buku rekomendasi buat kalian yang percaya bahwa kesuksesan itu ada. Buku ini juga membuat kita semakin yakin bahwa berpura-pura sukses itu akan sangat menyedihkan dan melelahkan. Tentunya, buku ini bisa membantu kita untuk meraih kesuksesan yang sempurna. Bagi kalian yang tertarik dengan buku ini, jangan ragu-ragu untuk klik di sini. Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga artikel ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua, dan semoga kita bisa merasakan kesuksesan yang sempurna, aamiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahagia Sepanjang Masa dengan Hidup Sederhana (Part: 2 - Tamat)

Kelima, luangkanlah waktumu untuk diam.   Maksudnya adalah bahwa adakalanya kita memang harus bisa diam untuk beberapa saat. Di saat suasana hening tersebutlah, kita bisa lebih memahami dan mendalami tentang “apa sih yang sebenarnya kita butuhkan.” Mungkin selama ini kita berpikir bahwa kita butuh A, tapi dalam keheningan tersebut kita bisa berpikir lebih jernih, apakah kita benar-benar membutuhkan A? ataukah, ada hal lain yang sebenarnya kita butuhkan? Keheningan bisa membuat seseorang berpikir lebih jernih, termasuk mengenai bagaimana hidup sederhana yang dia inginkan. Keenam, Jauhilah perbandingan. Untuk bisa hidup bahagia, maka jangan bandingkan dirimu dengan orang lain. Terima saja apa yang sudah diberikan Tuhan kepada kita, dan jangan pernah terus menerus memikirkan apa yang diterima oleh orang lain. Membayangkan nikmat yang dirasakan oleh orang lain hanya akan membuat kita terus menerus merasa haus, merasa nggak pernah cukup dan lain sebagainya. Janganlah seperti kebanyak...

Toxic Masculinity, Sebuah Norma Sosial yang Berdampak Buruk Bagi Mental Laki-Laki (Bagian 2 - Tamat)

Keempat,   men must be able to deal with their own problems . Kalimat ini adalah alasan mengapa di luar sana ada beberapa pria yang sering diejek ketika curhat mengenai masalahnya, “Cowok kok curhat? Cowok itu harus tegar! Nggak boleh lemah macam ini!” Tidak ada salahnya dengan mencurahkan perasaan kita atau apa yang sedang kita alami kepada orang lain. Ini bukan masalah tidak bisa menghadapi masalah, bahkan dengan curhat sebenarnya kita sedang mengatasi masalah kita sendiri. Kekesalan, emosi, kecewa dan lainnya akan meradang jika hanya disimpan di dalam hati. Hal tersebut bisa saja memicu depresi, serangan jantung dan lain sebagainya. Jadi anggapan bahwa seorang pria tidak boleh curhat itu adalah sebuah toxic masculinity yang harus kita lawan. Jangan pernah lagi katakan   “Halah, cowok kok galau urusan pacar! Cemen!”  kepada seorang pria yang sedang curhat, karena yang butuh advice atau saran itu bukan wanita saja, laki-laki juga berhak mendapatkan saran agar hidupnya ja...

Buku Self Improvement Terbaik Untuk Kamu yang Sedang Memperbaiki Diri

Setiap orang pasti butuh perubahan, butuh peningkatan. Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang ingin statis atau tidak mengalami pertumbuhan sama sekali. Orang yang tampan, pasti ingin semakin tampan. Orang yang cantik, pasti ingin semakin cantik dan orang yang sukses pun pasti ingin bertambah sukses, dan lain sebagainya. Kepribadian seseorang pun seharusnya juga mengalami peningkatan. Hanya saja, tidak semua orang memahami bagaimana caranya self improvement tersebut. Bagi kalian yang tidak tahu bagaimana caranya self improvement, berikut ini adalah beberapa buku self improvement terbaik buat kalian yang sedang bersemangat memperbaiki diri. Buku self improvement terbaik yang pertama adalah  Self-Driving: Menjadi Driver atau Passenger?  Karya dari Prof. Rhenald Kasali. Buku ini cukup menarik untuk dibaca karena lagi-lagi buku ini membuat kita terus berpikir untuk memperbaiki mindset kita. Bagaimana pun juga jika kita ingin sukses, maka kita harus mau merubah mindset kita. Ta...